Faktor yang Memengaruhi Google Rangking Website

Memiliki website untuk tujuan memperkenalkan brand atau perusahaan kepada banyak orang memang bukan lagi hal asing. Saat ini hampir semua brand atau perusahaan besar memanfaatkan website untuk promosi online. Untuk brand atau perusahaan yang mempunyai tim digital marketing, tentu tidak akan kesulitan membuat website. Lain hal dengan brand atau perusahaan yang belum memiliki tim digital marketing. Biasanya mereka akan melakukan kerja sama dengan digital marketing agency untuk membuat website. Dalam pembuatan website ini tentunya sebagai pemesan harus menjelaskan secara rinci jenis website seperti apa yang akan dipesan. Apakah ingin memesan website toko online/e-commerce, blog perusahaan, atau yang lainnya. Dengan menjelaskan jenis website apa yang akan dipesan, hal ini sudah sangat membantu developer dalam hal pembuatan website nantinya.

9 Faktor yang Berpengaruh Pada Google Ranking Website

Setelah website sudah dibuat, tentunya website tidak bisa didiamkan begitu saja. Pemilik website harus bisa melakukan optimasi supaya website tersebut dikenal oleh Google dan pengguna internet. Salah satunya adalah dengan update konten secara rutin untuk memperkenalkan brand atau perusahaan kepada pengguna internet. Apabila website bisa naik ke rangking atas, tentunya pengguna internet akan melakukan klik pada website dan menjadi sebuah leads. Dimana leads ini nantinya bisa dijadikan konversi dan berujung dengan keuntungan. Ketika Anda memutuskan menggunakan website sebagai salah satu media promosi online. Ada satu hal penting yang harus diperhatikan, yakni algoritma Google. Setiap tahun, bahkan setiap bulan, Google bisa merubah algoritma-nya. Yang mana hal ini akan berpengaruh pada rangking website nantinya.

Untuk itulah, Anda harus tahu hal apa saja yang menjadi faktor Google Rangking website. Dengan begitu nantinya tidak akan merasa kebingungan lagi kenapa bisa turun kenapa bisa naik. Simak juga penjelasannya dibawah ini.

  1. Kualitas Konten

Pendiri Microsoft, Bill Gates, pernah berkata bahwa ‘Content is King’. Di mata Google, konten merupakan raja yang memang harus diutamakan. Jika sebuah website mempunyai konten dengan kualitas tinggi maka akan mendapatkan peringkat tinggi pula pada hasil pencarian. Apabila website sudah memenuhi kelayakan pada artikel namun konten asal-asalan, maka website tidak bisa mendapatkan peringkat satu. Oleh sebab itulah, faktor kualitas konten bisa dikatakan erat hubungannya dengan misi Google. Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan pada konten website ini. Yakni struktur, akurasi, up to date, dan kelengkapan.

  1. Backlink

Adalah link yang nantinya dipasang pada website lain. Dimana link tersebut nantinya mengarah pada website milik sendiri. Jika backlink semakin banyak, maka website tersebut dianggap penting dan bisa dipercaya. Dengan begitu, website lain tidak akan ragu untuk membuat website tersebut sebagai panutan. Meskipun Anda sendiri kompetitornya. Inilah yang membuat backlink menjadi salah satu faktor utama Google Ranking. Akan tetapi, Anda juga harus berhati-hati dengan backlink. Sama halnya dengan konten, backlink haruslah berkualitas tinggi. Juga jangan asal menerima backlink dari website asal-asalan. Backlink yang disebar haruslah relevan dan berasal dari website terpercaya.

  1. Kecepatan Website

Bayangkan Anda sedang scrooling di Google dan menemukan satu website yang relevan dengan kebutuhan. Namun pas di klik ternyata untuk membukanya membutuhkan waktu lebih dari 5 detik. Pasti sangat menjengkelkan bukan? Membuat Anda harus pindah ke website lain untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Nah sama halnya ketika pengguna internet mengakses website Anda namun respon untuk membuka halaman sangat lamban. Website yang baik akan membuka dalam hitungan 3 detik saja. Google memang akan memberikan prioritas utama pada website cepat pada hasil pencarian. Oleh karena itulah, pastikan untuk membuat kecepatan website menjadi lebih baik. Dengan begitu pengguna internet tidak akan kabur ke website lain.

  1. Mobile Friendly

Saat ini hampir semua orang yang melakukan akses internet menggunakan smartphone atau tablet. Meskipun masih banyak yang menggunakan personal computer untuk akses internet. Namun masih kalah jauh banyak dibandingkan yang menggunakan mobile phone. Sebanyak 52.2% traffic website berasal dari perangkat mobile. Di tahun 2018, Google menerapkan algoritma baru, yaitu Google Mobile First Index. Dimana algoritma ini lebih mengutamakan performa website di perangkat mobile dibandingkan komputer. Artinya, jika website berat dibuka dan memiliki tampilan berantakan ketika diakses lewat smartphone, maka peringkat akan terjun bebas.

  1. Domain Authority

Menggunakan Domain Authority adalah cara Google menilai reputasi dan keahlian website mengenai pembahasan topik. Dengan kata lain, jika nilainya semakin tinggi maka Google akan percaya jika Anda memang ahli pada topik tersebut. Juga bisa memberikan konten berkualitas. Hasilnya, website yang bernilai tinggi memiliki kemungkinan posisi akan lebih tinggi pada hasil pencarian. Untuk mengetahui nilai Domain Authority (DA) pada website bisa menggunakan beberapa tools. Misalnya Ahrefs atau Moz.

  1. Mengoptimasi Keyword

Keyword atau kata kunci adalah hal penting untuk sebuah website. Orang yang menggunakan Google pastinya akan mengetikkan kata kunci pada halaman pencarian. Setelahnya, pastinya akan muncul berbagai artikel mengenai kata kunci tersebut. Jadi tidak heran apabila kata kunci adalah hal penting untuk bisa naik ke peringkat Google tertentu. Pastikan bahwa konten yang sudah diterbitkan mengandung kata kunci relevan dengan website. Melakukan optimasi kata kunci dikenal sebagai SEO On Page. Yang mana tidak hanya memasukkan kata kunci ke dalam konten, namun juga meta description dan masih banyak lainnya.

  1. Struktur Website

Tidak hanya struktur konten yang harus diperhatikan, namun juga harus memperhatikan struktur website. Struktur website yang rapi tentunya akan memudahkan Googlebot melakukan proses indexing di website. Googlebot adalah web crawler yang bertanggung jawab memasukkan website ke database Google. Jadi nantinya website akan muncul pada hasil pencarian ketika pengguna internet memasukkan kata kunci tertentu pada Google. Nah inilah yang disebut dengan indexing. Oleh sebab itulah jangan sampai Googlebot mendapatkan kesulitan ketika melakukan pekerjaan di website Anda.

  1. Keamanan Website

Tentunya Anda tidak ingin jika website yang sudah dibuat dengan susah payah diretas oleh orang tidak bertanggung jawab bukan? Dari hari ke hari, kejahatan cyber merajalela dan menyerang website setiap menitnya. Jadi jangan heran jika Google menjadikan keamanan sebagai salah satu faktor yang bisa memengaruhi peringkat website. Biasanya Google tidak ingin menampilkan website yang tidak aman di posisi atas karena sama saja menyuruh pengguna masuk kandang buaya. Oleh sebab itulah website harus memiliki SSL supaya tidak mudah diretas.

  1. User Experience

Hal ini berkaitan dengan pengalaman berkunjung pengguna internet ke website Anda. Apakah pengguna internet mengalami kesulitan atau tidak. Ketika UX sebuah website buruk, hal ini akan membuat pengguna internet akan segera meninggalkan website tersebut. Selain itu UX yang buruk pun akan membuat Google tidak melakukan prioritas pada website tersebut. Sebab hal ini akan membuat pengguna internet menjadi kesulitan dan membuat frustrasi. RankBrain menilai UX website berdasarkan CTR, Bounce Rate, dan Dwell Time.

Chat dengan kami melalui WhatsApp