Contoh SEO Off Page dan Manfaatnya untuk Website

Perkembangan digital marketing di Indonesia semakin hari semakin baik. Terbukti dari berbagai macam digital marketing yang diimplementasikan ke dalam usaha. Mulai dari Fb Ads, Google Ads, dan TikTok Ads. Salah satu digital marketing yang tidak lekang oleh zaman adalah SEO. SEO atau search engine optimization merupakan salah satu metode yang dipakai untuk mengoptimalkan website. Saat website dioptimalkan adalah untuk meningkatkan traffic pengunjung website. Semakin banyak yang mengunjungi website, maka pemilik website bisa menjadikan traffic tersebut menjadi leads dan konversi. Tidak hanya itu saja, semakin banyak pengunjung website maka akan membuat website tersebut naik ke halaman pertama search engine.

Baca juga : konveksi kaos tangerang

Contoh SEO Off Page yang Bisa Dilakukan

Untuk teknik SEO ini dibagi menjadi dua, yakni SEO On Page dan Off Page. Teknik SEO On Page ini fokus pada konten website yang ditampilkan akan seperti apa. Sedangkan untuk SEO Off Page fokus optimasi eksternal atau dari luar website. Optimasi SEO secara internal saja memang tidak cukup, karena pastinya membutuhkan SEO Off Page untuk mendapatkan hasil lebih maksimal. Terdapat banyak faktor eksternal yang bisa membantu melakukan optimasi SEO. Akan tetapi masih banyak orang yang melakukan kesalahan dan berpikir bahwa SEO Off Page hanya mengenai link building saja. Padahal nyatanya masih harus menerapkan beberapa hal penting lainnya.

Berikut ini ada 5 contoh penerapan SEO Off Page yang biasanya dilakukan oleh master SEO.

Link Building

Perlu diketahui bahwa optimasi SEO tidak bisa berjalan baik tanpa adanya link building. Link building adalah metode SEO Off Page yang dilakukan dengan menanam link pada website lain. Dimana link yang ditanam ini diarahkan ke website milik sendiri. Sebagai contohnya, misalnya Anda memiliki website konveksi. Maka Anda bisa menggunakan link building dengan menanam link ke website sejenis seperti blog konveksi dan lainnya.

Google selalu mengembangkan algoritma untuk menilai kuantitas dan kualitas backlink sebuah website. Untuk itulah, dalam membangun backlink setidaknya terdapat lima faktor yang harus diperhatikan. Ini dimaksudkan supaya Google bisa memberikan nilai baik untuk website, diantaranya

  • Page dan Domain Authority

Kualitas link dinilai dari cara menilai kualitas profil backlink secara keseluruhan dalam domain dan halaman tertentu. Skala hitung diukur dengan skala 1 – 100. Apabila nilainya semakin tinggi, maka semakin tinggi pula kualitas backlink yang sudah ditanam di website tersebut.

  • Anchor Text

Ketika menanam link di sebuah website, Anda tidak bisa serta merta meletakkan URL link begitu saja. Link yang ditanam ini perlu disematkan anchor text atau teks yang sesuai kata kunci.

  • Dofollow & Nofollow

Harus diketahui juga bahwa Google mempunyai robot yang bisa mendeteksi kualitas authority sebuah website. Jika bot tersebut mendeteksi sebuah backlink, maka link tersebut akan masuk ke dalam dofollow. Sebaliknya, jika link memiliki tag nofollow maka bot tidak akan mendeteksi backlink tersebut.

  • Relevansi

Ketika membangun backlink, Anda harus memastikan link yang ditanam masih sesuai dan relevan dengan bisnis. Apabila menjalankan bisnis yang bergerak dalam usaha kuliner. Maka cari website yang mempunyai niche sama atau tema serupa.

  • Traffic Website

Saat akan membangun backlink, perhatikan website yang akan dipakai untuk menanam link tersebut. Jika website tersebut mempunyai traffic tinggi, maka traffic website yang dihasilkan dari backlink akan semakin tinggi.

Google My Business

Tahukah Anda bahwa Google mempunyai banyak fitur yang dipakai secara gratis? Salah satu fitur gratis yang bisa membantu para pemilik bisnis adalah Google My Business. Google My Business adalah fitur listing bisnis dari Google. Semua pemilik bisnis bisa mendaftarkan bisnis di Google My Business ini. Keuntungan yang didapatkan dari Google My Business adalah pelanggan jadi lebih mudah menemukan perusahaan atau brand. Saat sebuah bisnis sudah terdaftar di Google My Business, pengunjung internet bisa mengetahui berbagai macam informasi. Misalnya nomor telepon, alamat yang bisa dimasukkan ke dalam Google Maps, website dan lainnya. Oleh karenanya tidak mengherankan jika Google My Business bisa membantu menjalankan SEO Off Page dan membantu mendorong perkembangan website menjadi lebih baik.

Listing Business

Selain Google My Business, Anda juga bisa mendaftarkan perusahaan pada listing bisnis lain. Misalnya, Anda mempunyai bisnis kuliner, maka Anda bisa memanfaatkan GrabFood, ShopeeFood, dan lainya. Anda bisa menempatkan bisnis sesuai dengan listing bisnis yang Anda.

Brand Mention

Merupakan salah satu contoh SEO Off Page yang secara tidak langsung memberikan efek cukup baik untuk website. Sebab secara tidak langsung, brand mention ini bisa meningkatkan brand awareness pada bisnis yang sedang dijalankan. Ini bisa terjadi karena Anda melakukan kegiatan tertentu, misalnya campaign atau menerima penghargaan. Juga bisa media online menyoroti perusahaan dan inilah yang disebut brand mention. Namun harus diingat bahwa jika sudah mendapatkan kesempatan brand mention. Jangan lupa untuk meminta media online menambahkan link website.

Customer Review

Banyak customer menjadi mudah percaya dan tertarik membeli produk atau jasa saat sudah ada review dari customer lain. Anda pun pastinya akan melihat-lihat review terlebih dahulu sebelum memesan produk, makanan atau menggunakan jasa online. Nah, Anda bisa memanfaatkan kolom review dari Google My Business atau listing bisnis lain. Jadi saat ada customer baru dan melihat review, maka kemungkinan besar mereka berkunjung ke website. Nantinya hal ini bisa dijadikan leads atau konversi sesuai kebutuhan Anda pastinya.

Manfaat SEO Off Page

Dengan memanfaatkan SEO Off Page ini, maka website bisa mendapatkan berbagai macam keuntungan. Diantaranya seperti dibawah ini

  1. Menggunakan SEO Off Page akan meningkatkan perambatan mesin search engine Google sehingga bisa memunculkan di halaman utama Google. Semakin bagus teknik yang dipakai, maka akan peningkatan posisi di Google akan semakin cepat.
  2. Membantu meningkatkan rangking halaman website. Page rank menjadi salah satu algoritma yang bisa melakukan pemeringkatan website di laman pencarian Google. Menggunakan algoritma ini akan membantu mengetahui posisi website. Jadi bisa tahu bagaiman popularitas website dengan website lainnya.
  3. Mendapatkan unique visitor website. Unique visitor adalah jumlah pengunjung dari IP tertentu. Semakin banyak unique visitor, maka menjadi salah satu penilaian keberhasilan sebuah website. Sebab semakin banyak unique visitor, artinya semakin besar kemungkinan sebuah website sukses.
  4. Bisa mendapatkan reputasi website. Untuk tahu reputasi sebuah website maka bisa mengukur pada baik dan buruk website dalam pencarian Google. Memantau reputasi website secara terus menerus adalah hal penting supaya bisa tetap mendapatkan penilaian baik. Website dengan reputasi baik akan membuat Google bisa melakukan perambatan lebih cepat dan memunculkan pada halaman pertama Google. Tetapi jika sebaliknya, Google akan membuat langkah pembatasan perambatan dan berakibat penurunan kualitas website di laman pencarian Google.
Chat dengan kami melalui WhatsApp