Cara Mudah Maintenance Website yang Benar dan Tepat

Memiliki website yang digunakan untuk kebutuhan portofolio atau bisnis namun tidak merawat dengan benar? Tentu hal ini sangat percuma, perlu diketahui bahwa apapun website yang dimiliki sangat penting untuk melakukan maintenance website. Jika tidak tahu cara maintenance website maka bisa mencari tahu di media internet. Atau bisa bertanya kepada teman yang ahli website.

Web maintenance sendiri merupakan kegiatan perawatan dan menjaga website supaya terus mendapatkan performa yang baik. Terdapat alasan yang membuat harus melakukan pemeliharaan website diantaranya adalah untuk mempermudah akses website. Selain itu juga untuk memberikan kesan baik kepada kunjungan pertama ke website.

3 Cara Maintenance Website yang Bisa Dilakukan

Kegiatan web maintenance sendiri bisa dilakukan dalam tiga periode. Yakni maintenance mingguan, bulanan, dan kuartal. Untuk lebih jelasnya simak penjelasannya dibawah ini.

1. Maintenance Mingguan

Untuk pemeliharaan website baiknya dilakukan dalam periode tertentu, jangan setahun sekali baru di maintenance atau parahnya sama sekali tidak pernah. Akan baik jika bisa melakukan maintenance website setiap minggu untuk mencegah tabungan masalah menumpuk karena tidak pernah memonitor website. Berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan untuk maintenance mingguan.

  • Meninjau Metrik. Google Analytics menjadi salah satu tool yang harus dikuasai. Dengan tools ini maka bisa melacak bagaimana behavior berguna, dari mana saja sumber traffic paling tinggi. Jika hal ini dilakukan secara teratur maka bisa melihat masalah yang harus ditangani.
  • Mencadangkan Data. Langkah ini sangat penting untuk keselamatan website dari serangan hacker atau virus website lain. Jadi misalnya terjadi masalah maka masih mempunyai file backup dan disimpan ditempat terpisah.
  • Menghapus Komentar Spam. Komentar positif memang membuat website jadi lebih engaging dan lebih hidup. Namun ada juga pengguna yang memberikan komentar spam tidak relevan dengan konten. Jadi akan lebih baik jika komentar tersebut dihapus atau bisa dicegah dengan plugin antispam Akismet.
  • Update Tema & Plugin. Seringkali pemilik website jarang melakukan update tema dan plugin yang dipakai. Banyak yang berpikir hal ini tidak masalah namun jika tema dan plugin di update tentunya akan memberikan performa lebih baik.

2. Maintenance Bulanan

Dengan melakukan maintenance bulanan tentunya akan membantu mendapatkan hasil analisis yang sesuai kenyataan. Berikut ini beberapa langkah maintenance bulanan yang bisa dicoba.

  • Menguji Kecepatan. Kebanyakan pengguna akan meninggalkan website jika loading lebih dari 3 detik. Maka dari itulah untuk mengatasi hal ini maka harus dicek kecepatan website setiap bulannya. Untuk pengecekan bisa menggunakan GTMetrix atau Google PageSpeed Insight.
  • Membuat Konten Baru. Konten baru menjadi salah satu cara maintenance website yang bisa dilakukan. Semakin sering membuat konten, maka Google akan melihat situs tersebut aktif dan rutin upload. Pastikan untuk membuat konten baru yang relevan dengan niche website.
  • Meninjau Performa SEO. Juga pastikan untuk rutin meninjau performa SEO setiap bulannya. SEO sendiri merupakan kunci supaya website muncul di SERP atau halaman pertama. Performa SEO yang baik tentunya akan membawa traffic website lebih besar.

3. Maintenance Kuartal

Jika maintenance mingguan dan bulanan sudah dilakukan, maka bisa dilengkapi dengan maintenance kuartal atau tiap 3 bulan sekali. Berikut ini langkah yang bisa dilakukan untuk maintenance kuartal.

  • Mengubah Kata Sandi. Kata sandi yang rumit dan kompleks bisa mencegah orang tidak bertanggungjawab mengakses ke website. Ada baiknya untuk rutin mengubah password dan menggunakan fitur 2FA untuk lapisan keamanan lebih banyak.
  • Memeriksa & Memperbaiki Broken Link. Link yang rusak tentunya akan membuat website menjadi kurang baik maka dari itulah sebaiknya segera periksa dan memperbaiki broken link. Untuk memperbaikinya bisa memanfaatkan Semrush.
  • Menghapus Plugin & Tema yang Tidak Diperlukan. Adanya plugin memang membuat pekerjaan dari lebih mudah, tetapi jika terlalu banyak hal ini juga tidak baik. Maka dari itulah akan lebih baik jika bisa menghapus plugin dan tema yang sudah tidak dibutuhkan.
  • Memperbaiki Struktur Desain. Desain dalam website tentunya mempunyai waktu trend tersendiri, oleh sebab itulah penting untuk memperbaharui struktur desain website. Tidak hanya pada trend, kenyamanan pengguna dalam explore website juga penting.
  • Memeriksa Durasi Masa Aktif Domain. Hal paling penting adalah mengetahui kapan domain akan kadaluarsa. Jangan sampai website yang rutin di update ternyata tidak bisa dipakai karena tidak melakukan perpanjangan domain. Sesekali cek berapa lama lagi masa aktif domain akan berakhir.

Demikianlah pembahasan mengenai cara maintenance website yang perlu dilakukan oleh pemilik supaya performa situs jadi lebih baik.

Chat dengan kami melalui WhatsApp