Bingung Memilih Vps? Ikuti Beberapa Tips Berikut Ini

Ketika membuat website pastinya akan sedikit kebingungan saat pemilihan paket hosting. Terlebih setiap hosting mempunyai fitur dan keunggulan yang tidak sama. Pilihan paket hosting yang tersedia adalah VPS atau Virtual Private Server. VPS atau Virtual Private Server sendiri merupakan server virtual yang digunakan menyimpan data dan file di website. Umumnya VPS ini dipakai untuk website yang memang membutuhkan sumber daya besar. Penggunaan VPS ini artinya tidak akan berbagi sumber daya dengan website lain, seperti pada shared hosting. Jika diibaratkan VPS adalah gedung apartemen. Dimana di dalam gedung ini ada banyak unit apartemen dengan fasilitas tersendiri. Antara satu unit dengan lainnya tidak akan saling mengganggu apalagi berebut fasilitas.

9 Tips Memilih VPS yang Baik untuk Hosting Website

VPS ini cocok untuk penyedia SaaS, pemrograman, developer game, sampai perusahaan yang membutuhkan server dengan kapasitas besar dan aman. Juga terjangkau harganya. Ada banyak keunggulan jika Anda menggunakan VPS hosting ini. Diantaranya adalah menjadi leluasa menentukan jenis panel kontrol, mendapatkan lebih banyak bandwidth dan penyimpanan dibandingkan shared hosting. Kemudian bisa menentukan sistem operasi sesuai kebutuhan website dan memiliki kebebasan mengubah pengaturan hosting yang dipakai.

Harus diketahui terlebih dahulu bahwa tidak semua website harus memakai VPS. Anda bisa menggunakan VPS hosting ketika traffic website sudah terlalu tinggi, membutuhkan penyimpanan file ukuran besar, membutuhkan server lebih aman. Atau ketika ingin mempunyai kontrol penuh pada website.

Nah untuk Anda yang ingin menggunakan VPS hosting, ada baiknya untuk memperhatikan beberapa tips berikut ini terlebih dahulu.

  1. Mengidentifikasi Kebutuhan

Untuk hal pertama yang harus diperhatikan adalah mengidentifikasi kebutuhan dahulu. Secara sederhananya adalah mengetahui apa yang akan dilakukan jika sudah menggunakan VPS tersebut. Sebagai contohnya ingin membuat VPN, menampung backup data, atau yang lainnya. Dengan melakukan identifikasi kebutuhan ini maka nantinya bisa mudah ketika menentukan layanan hosting VPS. Pertama dari aspek RAM, CPU, dan hard disk. Selanjutnya baru membandingkan keunggulan dan kelemahan penyedia layanan itu.

  1. Memilih Sistem Operasi

Kemudian dari segi sistem operasi juga perlu dipertimbangkan. Biasanya penyedia layanan VPS memakai sistem operasi Windows dan Linux. OS Linux bisa dikatakan lebih populer dibanding Windows. Selain karena gratis dan open source, OS Linux juga menawarkan pengelolaan lebih fleksibel dibandingkan kompetitor. Untuk OS Windows sebenarnya kurang diminati karena berbayar dan sifatnya kurang fleksibel. Terlebih lagi ada pembatasan pilihan tools dan CMS. Belum lagi dari pengelolaan sedikit rumit, apalagi untuk user awam. Oleh sebab itulah pastikan untuk memilih sistem operasi yang sesuai.

  1. Kapasitas Bandwidth Bulanan

Bandwidth sendiri merupakan kapasitas maksimal yang dipakai melakukan pengiriman dan penerimaan data. Yang mana dipakai untuk membagi kecepatan transfer data supaya bisa didistribusikan secara adil ke seluruh pengguna. Mayoritas layanan VPS menentukan batas kapasitas pemakaian bandwidth setiap bulan. Jadi saat sudah melebihi kapasitas, kapasitas akses ke VPS jadi lambat. Oleh sebab itulah pastikan memilih layanan VPS yang tidak mengenakan biaya tambahan untuk kelebihan bandwidth penggunaan normal.

  1. RAM & CPU

Resource yang dimiliki oleh VPS sendiri memang besar dan membuat bisa menjalankan beberapa situs website sekaligus. Tetapi harus diketahui bahwa kapasitas RAM & CPU di server VPS mempunyai batasan. Apabila semakin banyak website di server, maka akan berpengaruh pada kinerja RAM. Oleh sebab itulah pastikan untuk memilih RAM & CPU sesuai kebutuhan. Umumnya VPS bisa berjalan efektif dengan RAM 4GB. Semakin besar RAM & CPU maka semakin banyak website yang bisa ditambahkan.

  1. Ruang Penyimpanan

Umumnya layanan VPS menyediakan ruang penyimpanan cukup besar untuk menyimpan berbagai macam file. Tetapi besarannya sendiri tergantung dari paket yang dipilih. Oleh sebab itulah, Anda harus mengetahui kebutuhan server dan ukuran data sebelum memilih layanan VPS. Terlepas dari ukuran yang ditawarkan, pastikan menggunakan penyimpanan yang mumpuni. Misalnya SSD. Dengan menggunakan SSD (Solid State Drive) memiliki performa jauh lebih cepat dibandingkan dengan hard disk konvensional.

  1. Mencari Tahu Teknologi yang Digunakan

Saat pemilihan layanan VPS, maka harus tahu teknologi apa saja yang digunakan. Terlebih pada perangkat lunak yang mendukung layanan tersebut. Tujuannya adalah mengetahui apakah teknologi itu kompatibel dengan versi kernel tertentu atau harus memakai versi terbaru. Pastikan untuk tidak mudah tergiur dengan harga murah. Anda harus mengecek software dan hardware yang dipakai. Jadi nantinya akan lebih mudah dalam mengelola website dan meningkatkan kecepatan akses.

  1. Sistem Keamanan

Selanjutnya adalah harus memastikan dengan baik bahwa penyedia layanan VPS yang dipilih memiliki fitur keamanan terbaik. Ini dilakukan untuk mengurangi risiko kehilangan data dan serangan malware di server. Meskipun VPS bisa menjamin keamanan data yang lebih. Tetapi Anda harus memperhatikan sistem keamanan juga pastinya. Beberapa fitur yang harus dipertimbangkan adalah sertifikat Secure Socket Layer (SSL), perlindungan DDoS, Firewall, dan pemindai malware.

  1. Akses Root

Merupakan fitur yang dibutuhkan oleh seorang developer atau profesional IT. Dengan adanya akses root pada server maka bisa membuat Anda mengakses dan mengedit file serta mengembangkan perangkat lunak di VPS. Memiliki akses root membuat Anda mempunyai kontrol penuh atas server. Jadi nantinya bisa langsung menginstal aplikasi apapun dengan mudah. Bahkan bisa mengkonfigurasi aplikasi server supaya sesuai kebutuhan.

  1. Menyesuaikan Anggaran

Sebelum pemilihan layanan VPS, pastikan untuk menyesuaikan dengan anggaran yang sudah ditetapkan. Sekarang ini pun sudah banyak jenis VPS dan paket yang tersedia. Jadi Anda nantinya bisa bebas memilih layanan VPS sesuai kebutuhan. Jadi pastikan untuk memilih paket layanan hosting yang menyediakan spesifikasi terbaik untuk memenuhi kebutuhan Anda.

Fungsi Adanya VPS Hosting

Pun Anda juga harus mengetahui fungsi VPS, begini penjelasannya;

  1. Web Hosting

Pertama adalah sebagai web hosting atau tempat penyimpanan data dan file website. VPS sendiri menyediakan sumber daya yang cocok untuk situs website dengan traffic tinggi. VPS juga menawarkan tools dan framework tambahan yang bisa diinstal. Misalnya Ruby on Rails, Flask, Django, dan lainnya. Tools dan framework akan membantu menambahkan fitur serta memaksimalkan website.

  1. Game Server

Selain itu VPS juga berguna sebagai game server. Lewat server pribadi, Anda jadi bebas melakukan berbagai hal berkaitan dengan game online. Misalnya menginstall game dan mengadakan sesi bermain dengan aturan sendiri, membuat koneksi khusus supaya tidak lag. Bisa juga menghindari campur tangan pihak ketiga supaya privasi terjamin dan mendapatkan akses root untuk mengelola server sesuai kebutuhan.

  1. Sebagai Layanan VPN

VPN sendiri merupakan jaringan pribadi yang terhubung internet. Lewat jaringan ini maka bisa menyembunyikan identitas saat mengakses internet. VPN juga dipakai untuk membatasi akses orang dari jaringan internet tertentu. Oleh sebab itulah VPN banyak dipakai oleh perusahaan atau organisasi. Yang mana bertujuan untuk menyimpan dan bertukar data lebih aman.

Chat dengan kami melalui WhatsApp